
Belajar writing dalam bahasa Inggris itu penting banget. Tapi, pernah gak sih kamu merasa mendadak gak bisa saat diminta menulis cerita dalam bahasa Inggris? Terkadang bingung gimana sih menyusun argumen yang logis dalam waktu singkat. Sehingga skor TOEFL bagian writing sering kali gak maksimal dan menjadi penghambat mimpi kamu untuk kuliah atau kerja di luar negeri.
Nah, solusinya bukan dengan cara menghafal seluruh isi kamus dalam semalam. Tapi kamu butuh strategi yang tepat untuk belajar menulis dalam bahasa Inggris secara efektif.
Baca Juga: 5 Tenses Paling Sering Digunakan dalam Speaking dan Writing
Tips Belajar Writing Bahasa Inggris
Ada beberapa tips belajar writing bahasa Inggris yang bisa kamu coba dan pelajari agar skor TOEFL-mu bisa maksimal.
1. Pahami “The Golden Rule”
Salah satu langkah awal dalam belajar menulis bahasa Inggris adalah menguasai struktur standar Introduction, Body Paragraph, dan Conclusion. Di bagian Introduction, jangan bertele-tele. Sebutkan posisi atau pendapatmu secara jelas (thesis statement). Lalu di bagian Body Paragraph, fokus aja pada satu ide utama per paragraf yang didukung dengan contoh konkret. Dan di bagian Conclusion, rangkum kembali poin-poinmu tanpa memasukkan informasi baru.
2. Selalu Gunakan Kata Penghubung
Apa yang membedakan tulisan pemula dengan skor tinggi? Penggunaan transitional words. Agar alur tulisanmu mengalir halus, gunakan kata-kata seperti furthermore, nevertheless, consequently, atau on the other hand. Dengan menggunakan penghubung yang tepat, pembaca akan lebih mudah mengikuti jalan berpikirmu. Hal ini adalah poin krusial saat kamu mulai serius belajar menulis dalam bahasa Inggris untuk kebutuhan akademis.
3. Gunakan Kosakata yang Beragam dan Mudah Dipahami
Banyak orang berpikir bahwa menggunakan kata-kata sulit yang langka akan menaikkan skor. Kenyataannya, ketepatan penggunaan kata jauh lebih penting. Daripada menggunakan kata “very good” berulang kali, kamu bisa menggantinya dengan “excellent” atau “remarkable”. Tapi ingat, gunakan kata yang memang kamu pahami konteksnya agar gak terdengar aneh.
4. Biasakan Menulis dengan Durasi Tertentu
Musuh terbesar saat ujian TOEFL bukan tentang soal yang sulit, tapi durasi waktu yang mepet. Kamu mungkin bisa membuat esai yang sempurna dalam dua jam, tapi di hari H, kamu hanya punya waktu sekitar 20–30 menit per tugas. Mulailah belajar menulis dalam bahasa Inggris dengan memasang alarm. Biasakan untuk menghabiskan 3-5 menit pertama untuk membuat outline (kerangka) agar saat menulis kamu gak lagi berhenti di tengah jalan karena bingung mau nulis apa.
5. Hindari Pengulangan Kalimat yang Sama
Penguji mau lihat seberapa luas penguasaan bahasamu. Jika di paragraf pertama kamu menggunakan struktur kalimat aktif, cobalah gunakan kalimat pasif atau inverted sentence di paragraf berikutnya. Variasi struktur kalimat menunjukkan kalau kamu punya kontrol yang baik terhadap bahasa tersebut. Itulah kenapa dalam proses belajar menulis bahasa Inggris, kamu juga harus rajin mengulas lagi aturan grammar.
6. Baca Contoh Esai Skor Tinggi
Carilah contoh esai TOEFL yang mendapatkan skor 5.0 atau “Good”. Perhatikan bagaimana mereka mulai kalimat, bagaimana mereka menyajikan argumen, dan bagaimana mereka menutup esai. Dengan sering membaca contoh yang berkualitas, kamu akan terbiasa menyerap pola kalimat formal secara gak sadar.
7. Cari “Second Opinion” atau Feedback
Kamu gak akan pernah tau kesalahanmu kalo kamu adalah satu-satunya orang yang membaca tulisan tersebut. Saat belajar menulis bahasa Inggris, carilah teman, tutor, atau gunakan platform berbasis AI untuk ngecek grammar dan koherensi tulisanmu. Masukan dari orang lain akan membantumu melihat “blind spot” atau kesalahan berulang yang sering kamu lakukan tanpa sadar.
Baca juga: Pahami Active and Passive Voice untuk Tingkatkan Skill Writing
Mendapatkan skor TOEFL maksimal di bagian writing bukanlah misi yang mustahil. Kuncinya bukan pada seberapa banyak kata sulit yang kamu tau, tapi seberapa jelas dan logis kamu menyampaikan ide. Dengan konsisten menerapkan tips di atas dan menjadikan kegiatan belajar writing sebagai rutinitas harian, kamu akan melihat perubahan besar pada kualitas esaimu.
Kalau kamu ingin belajar writing secara intensif dan terarah, kamu bisa ikut Program Kursus Bahasa Inggris Private Online dari Titik Nol English Course. Di program ini, kamu akan lebih semangat belajar bahasa Inggris karena kamu bisa belajar bahasa Inggris secara fleksibel melalui Zoom meeting, berlatih writing setiap hari, dan kamu akan dibimbing oleh tutor yang berpengalaman.
Jadi tunggu apalagi? Yuk, tingkatkan kemampuan bahasa Inggrismu sekarang!

SEO Content Writer